Upaya Peningkatan Efisiensi Produksi Melalui Line Balancing Rate pada Model S2xxxY
DOI:
https://doi.org/10.33479/sakti.v6i01.145Kata Kunci:
Line balancing, Production Efficiency, Fishbone Analysis, ECRS MethodAbstrak
Dalam industri garmen, efisiensi produksi merupakan tantangan yang terus dihadapi, khususnya akibat ketidakseimbangan beban kerja antar stasiun kerja yang dapat menimbulkan bottleneck dan menurunkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi melalui optimalisasi rasio line balancing pada model celana S2***Y di Hanger Line 1. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, pencatatan waktu siklus (cycle time), analisis fishbone untuk mengidentifikasi penyebab ketidakseimbangan, serta pendekatan ECRS (Eliminate, Combine, Rearrange, Simplify) untuk perbaikan proses. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada faktor “man”, beberapa operator memiliki cycle time tinggi akibat kurangnya penguasaan proses kerja. Pada faktor “method”, metode handling yang kurang tepat menyebabkan peningkatan risiko reject. Sementara itu, pada faktor “machine”, keterlambatan dalam penyiapan mesin otomatis seperti bartack mengakibatkan downtime. Dari sisi material, penggunaan kain bertekstur licin dan cerah mempersulit penanganan dan rentan terhadap noda minyak. Dengan penerapan metode ECRS dan penyesuaian proses, seperti penggantian marking manual menjadi template, terjadi peningkatan efisiensi produksi sebesar 6% serta peningkatan nilai Line Balancing Rate (LBR) dari 53,10% menjadi 82,40% atau meningkat sebesar 29,30%. Temuan ini menegaskan bahwa perbaikan line balancing berdampak signifikan terhadap peningkatan output dan efisiensi kerja.
Referensi
Djunaidi, M., & Angga, A. (2017). Analisis keseimbangan lintasan (line balancing) pada proses perakitan body bus pada karoseri guna meningkatkan efisiensi lintasan. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 5(2), 77-84. https://doi.org/10.24912/jitiuntar.v5i2.1788
Fajrianto, M. I., Amran, T. G., & Azmi, N. (2015). Rancang Bangun Model Lean Productivity dengan Pendekatan Objective Matrix–Value Stream Mapping–ECRS (Studi Kasus: PT. X). Jurnal Teknik Industri Universitas Trisakti, 5(3), 61–72. https://doi.org/10.25105/jti.v5i3.1521
Hapid, Y., & Supriyadi, S. (2021). Optimalisasi keseimbangan lintasan produksi daur ulang plastik dengan pendekatan Ranked Positional Weight. Jurnal INTECH Universitas Serang Raya, 7(1), 63–70. https://doi.org/10.30656/intech.v7i1.3305
Kiftiah, A. (2016). Analisis Metode Moodie-Young dalam Menentukan Keseimbangan Lintasan Produksi. Bulletin Ilmiah Matematika, Statistik dan Terapannya, 5(3), 229–238. https://doi.org/10.26418/bbimst.v5i03.16766
Yusuf, N., & Kamil, A. (2019). Perancangan Alat Bantu Mesin Bubut Untuk Menaikkan Gaya Cekam. Rang Teknik Jurnal, 2(1), 93–100. https://doi.org/10.31869/rtj.v2i1.1075






