ANALISIS PRODUKTIVITAS PENGGILINGAN PADI MENGGUNAKAN METODE MULTI FACTOR PRODUCTIVITY MEASUREMENT MODEL (MFPMM) (STUDI KASUS: UD. SEKAR JAYA)

Authors

  • Hermawan Dwi Wijaya Universitas Ma Chung
  • Sunday A. T. Noya
  • Purnomo

DOI:

https://doi.org/10.33479/jtiumc.v2i1.18

Abstract

UD. Sekar Jaya merupakan salah satu jenis usaha yang memproduksi beras (penggilingan padi). UD. Sekar Jaya sudah berdiri sejak 1985 dan bertempat di Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, Jawa Timur. Sumber bahan baku padi dibeli dari beberapa supplier, dan juga dari petani secara langsung. Pada kegiatan produksinya, usaha ini menggunakan mesin giling, mesin pengering padi (dryer), dan mesin kiby. Pengukuran produktivitas belum pernah dilakukan pada proses produksi, sehingga diperlukan pengukuran produktivitas yang mencakup material, tenaga kerja, dan energi. Pengukuran produktivitas hanya dilakukan pada bagian produksi beras obor premium saja. Metode yang digunakan untuk mengukur tingkat produktivitas pada penggilingan padi atau produksi beras yaitu metode Multi Factor Productivity Measurement Model (MFPMM). Hasil perhitungan metode MFPMM adalah produktivitas, pemulihan harga, dan profitabilitas dari UD. Sekar Jaya. Setelah dilakukan analisis dari hasil perhitungan, diketahui perubahan produktivitas UD. Sekar Jaya dari faktor material, tenaga kerja, energi, dan total mengalami penurunan. Oleh sebab itu dilakukan implementasi perbaikan seperti mencari padi yang berkualitas baik, peningkatan tara jika kualitas padi jelek, menempatkan pekerja untuk memeriksa padi, dan menerapkan sistem gaji borongan. Perubahan indeks produktivitas setelah implementasi dari material, tenaga kerja giling dan kiby, tenaga kerja limbah, energi dan total input sebesar (1,0087), (1,0828), (1,0828), (1,0352), dan (1,099). Peningkatan tersebut menandakan bahwa implementasi yang dilakukan berhasil.

Downloads

Published

2022-08-16

Issue

Section

Articles